Meski sudah beberapa generasi tertinggal, NVIDIA GeForce GTX 1050 2GB masih sering digunakan oleh gamer dengan PC kelas entry-level. Kartu grafis ini dikenal hemat daya, cukup stabil untuk game lama, dan masih mampu menjalankan banyak game populer pada resolusi 1080p.
Salah satu game yang menarik untuk diuji adalah Tomb Raider, reboot dari seri petualangan Lara Croft yang dirilis pada tahun 2013. Game ini memiliki grafis cukup berat pada zamannya karena menggunakan teknologi seperti TressFX, tessellation, dan efek pencahayaan modern.
Lalu bagaimana performa GTX 1050 2GB saat menjalankan game ini? Berikut analisis benchmark dan performanya.
Spesifikasi NVIDIA GeForce GTX 1050 2GB
GTX 1050 dirilis oleh NVIDIA pada tahun 2016 sebagai kartu grafis kelas entry gaming berbasis arsitektur Pascal. GPU ini dirancang untuk gamer yang ingin bermain di resolusi Full HD tanpa membutuhkan daya listrik besar.
Spesifikasi utama GTX 1050 2GB
-
Arsitektur: Pascal
-
CUDA Cores: 640
-
Base Clock: sekitar 1354 MHz
-
Boost Clock: sekitar 1455 MHz
-
Memory Bus: 128-bit
-
TDP: 75W
Keunggulan utama kartu grafis ini adalah tidak membutuhkan konektor power tambahan, sehingga cocok untuk PC dengan power supply standar.
Setting Benchmark Tomb Raider 2013
Untuk mengetahui kemampuan GTX 1050 2GB, benchmark dilakukan menggunakan fitur benchmark bawaan dari game.
Pengaturan pengujian
-
Resolusi: 1920 × 1080
-
DirectX: DX11
-
Preset grafis: Medium – High
-
TressFX: Off / On (opsional)
Game ini cukup fleksibel karena masih bisa berjalan baik pada GPU kelas entry jika pengaturan grafis disesuaikan.
Pengalaman Bermain dengan GTX 1050
Dalam gameplay nyata, GTX 1050 memberikan pengalaman bermain yang stabil pada resolusi 1080p dengan pengaturan grafis High. Frame rate rata-rata berada di sekitar 50–60 FPS, yang sudah sangat nyaman untuk game single-player seperti Tomb Raider.
Beberapa area dengan efek partikel dan pencahayaan kompleks mungkin menyebabkan penurunan FPS, tetapi secara keseluruhan gameplay tetap stabil.
Kelebihan GTX 1050 untuk Game Lama
Berikut beberapa alasan mengapa GTX 1050 masih cocok untuk memainkan game seperti Tomb Raider 2013:
1. Performa cukup untuk Full HD
Banyak game generasi 2010–2016 dapat dimainkan dengan grafis tinggi.
2. Konsumsi daya rendah
Dengan TDP hanya sekitar 75W, kartu grafis ini sangat hemat listrik.
3. Kompatibel dengan banyak PC lama
Tidak memerlukan konektor power tambahan sehingga mudah dipasang.
Kekurangan GTX 1050 2GB
Meski masih mampu menjalankan game klasik, GTX 1050 memiliki beberapa keterbatasan:
-
VRAM hanya 2GB
-
Tidak optimal untuk game modern
-
Performa terbatas pada pengaturan grafis tinggi di game terbaru
Game modern yang menggunakan tekstur besar biasanya membutuhkan minimal 4GB VRAM, sehingga GTX 1050 akan mulai kesulitan menjalankannya pada pengaturan grafis tinggi.
Sedikit Gambaran Untuk Pengujiannya
Kesimpulan
Secara keseluruhan, GTX 1050 2GB masih mampu menjalankan Tomb Raider (2013) dengan sangat baik pada resolusi 1080p. Dengan pengaturan grafis High, pemain dapat menikmati frame rate stabil di kisaran 50–60 FPS.
Bagi pengguna PC dengan GPU entry-level, GTX 1050 masih menjadi pilihan yang layak untuk memainkan game klasik atau game e-sports ringan.
Namun untuk game AAA modern, upgrade ke GPU dengan VRAM lebih besar tetap disarankan.
-Palworld: Dunia Liar, Penuh Aksi, dan Penuh Kehebohan! Review Lengkap & Santai
-Far Cry 6: Revolusi Gerilya, Backpack Roket, dan Antón Castillo di Surga Tropis Yara! | Review Kekacauan Karibia
-Resident Evil (1996): Selamat Datang di Spencer Mansion, Tempat Lahirnya Survival Horror Klasik! | Review Kamera Kaku, Peluru Langka
-Resident Evil 2 Remake: Kengerian Raccoon City dengan Kamera Modern, Dikejar Mr. X yang Tak Kenal Lelah! | Review Remake yang Hampir Sempurna
-Benchmark GTX 690 di Tomb Raider 2013 – Masih Kuat di Game Legendaris?
-Resident Evil Requiem Pecahkan Rekor: Penjualan Tercepat dalam Sejarah Franchise
-Black Myth: Wukong – Aksi Brutal, Visual Gila, dan Petualangan Epik ala Mitologi Tiongkok

Komentar
Posting Komentar